Kisah Tukang Kayu   Leave a comment

Sudah lama rasanya saya ga nulis disini……kali ini saya menulis ulang kiriman dari mb Anne Ahira yang menurut saya bagus untuk kita……mari kita berbagi mengenai ilmu yang bermanfaat……yuk kita baca aja ceritanya…….

Seorang tukang bangunan yang sudah
tua berniat untuk pensiun dari
profesi yang sudah ia geluti selama
puluhan tahun.

Ia ingin menikmati masa tua bersama
istri dan anak cucunya. Ia tahu ia
akan kehilangan penghasilan rutinnya
namun bagaimanapun tubuh tuanya butuh
istirahat. Ia pun menyampaikan
rencana tersebut kepada mandornya.

Sang Mandor merasa sedih, sebab ia
akan kehilangan salah satu tukang
kayu terbaiknya, ahli bangunan yang
handal yang ia miliki dalam timnya.
Namun ia juga tidak bisa memaksa.

Sebagai permintaan terakhir sebelum
tukang kayu tua ini berhenti, sang
mandor memintanya untuk sekali lagi
membangun sebuah rumah untuk terakhir
kalinya.

Dengan berat hati si tukang kayu
menyanggupi namun ia berkata karena
ia sudah berniat untuk pensiun maka
ia akan mengerjakannya tidak dengan
segenap hati.

Sang mandor hanya tersenyum dan
berkata, “Kerjakanlah dengan yang
terbaik yang kamu bisa. Kamu bebas
membangun dengan semua bahan terbaik
yang ada.

Tukang kayu lalu memulai pekerjaan
terakhirnya. Ia begitu malas-malasan.
Ia asal-asalan membuat rangka
bangunan, ia malas mencari, maka ia
gunakan bahan-bahan berkualitas
rendah. Sayang sekali, ia memilih
cara yang buruk untuk mengakhiri
karirnya.

Saat rumah itu selesai. Sang mandor
datang untuk memeriksa. Saat sang
mandor memegang daun pintu depan, ia
berbalik dan berkata, “Ini adalah
rumahmu, hadiah dariku untukmu!

Betapa terkejutnya si tukang kayu. Ia
sangat menyesal. Kalau saja sejak
awal ia tahu bahwa ia sedang
membangun rumahnya, ia akan
mengerjakannya dengan
sungguh-sungguh. Sekarang akibatnya,
ia harus tinggal di rumah yang ia
bangun dengan asal-asalan.

Inilah refleksi hidup kita!

Pikirkanlah kisah si tukang kayu ini.
Anggaplah rumah itu sama dengan
kehidupan Anda. Setiap kali Anda
memalu paku, memasang rangka,
memasang keramik, lakukanlah dengan
segenap hati dan bijaksana.

Sebab kehidupanmu saat ini adalah
akibat dari pilihanmu di masa lalu.
Masa depanmu adalalah hasil dari
keputusanmu saat ini…….Semoga bermanfaat untuk semua……

Posted October 14, 2012 by bidanite in Renungan

Putuskan benang itu……   Leave a comment

Benang apaan ya? pasti kita bingung  benang apa yang saya maksud…..lagi2 saya tulis ulang kiriman dari sahabat saya Anne Ahira untuk saya…..karena saya anggap bagus saya ingin berbagi dengan teman semua…..
“Seutas benang itu sesungguhnya hanya
ada dalam pikiran Anda!”

Ada kisah nyata tentang seekor gajah.
Sejak kecil ia sudah dirantai kakinya
dengan seutas rantai sepanjang 4 meter.

Apa yang terjadi ketika rantai itu
diganti dengan seutas benang?

Gajah itu tetap saja berkeliling & tidak
berani melangkah keluar dari area
lingkaran 4 meter tersebut!

Dari kisah ini, pelajaran apa yang
bisa kita ambil?

Maaf, saya tidak bermaksud menyamakan

diri kita dengan seekor gajah.🙂

Namun bisa jadi, kita pun memiliki
‘keterbelengguan’ dengan seutas tali
yang mengikat diri kita!

Kita tidak berani keluar dari zona yang
dianggap nyaman. Meski sesungguhnya,
kita bisa melakukan banyak hal hebat
dari perkiraan kita!

Mari kita jujur pada diri sendiri,
berapa banyak kesempatan yg sebenarnya
hadir, melintas di depan kita, namun
kita tidak mempedulikannya?

Kita mungkin menganggap peluang itu

‘terlalu tinggi’ untuk kita, dan
merasa tidak pantas berada disana.

Atau mungkin kita malah merasa tidak
mampu untuk melakukan hal itu padahal
sama sekali belum pernah mencobanya?

Kita semua tahu, segala hal yang

menurut kita ‘begitu hebat’, seringkali

tidak selalu seperti yang kita
bayangkan.

Atau hal yang kita anggap sulit,
kadang sebenarnya sangat gampang!

Ada dua kunci dalam hal ini :

1. Kita akan bisa jika kita berpikir bisa
2. Kita akan gagal jika kita berpikir gagal

So, jangan menyalahkan siapapun jika
kesuksesan belum menghampiri diri kita.
Sebab, faktor utamanya terletak pada

diri kita sendiri.

Oleh sebab itu, perhatikan dengan
seksama, dan tanya pada diri sendiri,
adakah seutas benang yang telah
membelenggu diri kita selama ini?

Jika ya, maka segeralah untuk putuskan
benang itu!

Cobalah bergerak maju dari lingkaran
yang selama ini kita buat dan telah
membelenggu diri kita sendiri!

Peluang itu sebenarnya selalu hadir
kapan saja. Namun, karena kita selalu
saja menutup mata, telinga, dan pikiran
kita, maka peluang itu akan terlewat
begitu saja!

Ingat temen2 semua kita bisa kalau kita mau…….

Posted September 26, 2012 by bidanite in Renungan

Memaknai Arti Kehilangan   Leave a comment

Mari kita merenung sejenak…….ya mudah2an ada segi positif yang bisa kita ambil dari tulisan ini…….saya juga copas dari mb Anne Ahira…..selamat menmbaca….
Ada seorang perempuan yang merasa sangat
kehilangan saat ditinggal mati suami yang
sangat dicintainya.

Demikian besar rasa cintanya, sehingga ia
memutuskan untuk mengawetkan mayat
suaminya dan meletakkannya di dalam kamar.

Setiap hari, dia menangisi suaminya yang telah
menemaninya bertahun-tahun. Wanita itu
merasa dengan kematian suaminya, maka tidak
ada lagi makna dari hidup yang dijalaninya.

Cerita tentang wanita itu terdengar oleh seorang
pria bijak yang juga terkenal memiliki kesaktian
yang tinggi. Didatanginya wanita tersebut, dan
dia mengatakan bisa menghidupkan kembali
suaminya. Dengan syarat dia meminta
disediakan beberapa bumbu dapur yang mana
hampir setiap rumah memilikinya.

Namun, ada syarat lain, bumbu dapur tersebut
harus diminta dari rumah yang anggota keluarganya
belum pernah ada yang meninggal dunia sama
sekali.

Mendengar hal itu, muncul semangat di hati
sang wanita tersebut. Dia berkeliling ke semua
tetangga dan berbagai penjuru tempat. Setiap
rumah memiliki bumbu dapur yang diminta oleh
si orang bijak, tapi setiap rumah mengaku
pernah mengalami musibah ditinggal mati oleh
kerabatnya. Entah itu orang tua, suami, nenek,
kakek, adik, bahkan ada yang anaknya sudah
meninggal.

Waktu berjalan dan tidak ada satu pun rumah
yang didatanginya bisa memenuhi syarat yang
dibutuhkan.

Hal ini menjadikan wanita tersebut sadar, bahwa
bukan hanya dirinya yang ditinggal mati oleh
orang yang disayanginya.

Akhirnya, dia kembali mendatangi si orang
bijak dan menyatakan pasrah akan kematian
suaminya. Hingga kemudian dia menguburkan
mayat suaminya, dan menyadari bahwa semua
orang pasti pernah mengalami masalah
sebagaimana yang dihadapinya.

Pesan dari kisah di atas adalah, jangan pernah
menganggap bahwa masalah yang ada pada
kita merupakan masalah yang paling besar
,
sehingga kita mengorbankan waktu hanya untuk
terus meratapi musibah tersebut.

Yakinlah, bahwa semua orang di dunia ini
pernah mengalami musibah,  apapun bentuknya.
Yang membedakan adalah bagaimana
seseorang menghadapi dan menyikapi
masalah yang ada pada dirinya.
🙂

 

Posted September 25, 2012 by bidanite in Renungan

Tagged with ,

Tentukan Perubahan – Jangan Menunggu!   Leave a comment

Mudah2an teman2 belum bosen ya baca tulisan daur ulang saya yang saya dapat dari sahabat saya Anne Ahira…..menurut saya bagus2…..kayaknya ga rugi deh temen2 meluangkan waktunya  untuk membaca tulisan ini…..
Banyak orang yang suka mengeluh dalam hidupnya. Misalnya, dengan menyalahkan nasib buruk yang menimpanya.

Tentu saja cara ini tidak akan pernah menjadikan
kehidupannya menjadi lebih baik, bukan?

Ada pepatah bijak mengatakan :

   “You can not chance the wind direction,
but you can only chance your wing
direction”

Kita  tidak akan pernah bisa merubah
arah angin, yang dapat kita lakukan
adalah mengubah arah sayap.

Dengan kata lain…

‘Realita’ kehidupan tidak akan berubah
kecuali kita sendirilah yang mengubah
‘sudut pandang’ terhadap realita yang ada!

Fakta: “Tidak ada seorang pun yang
memilih kita untuk sukses. Kita sendirilah
yang menentukan pilihan tersebut!”

Kebanyakan orang akan tertarik sejenak
ketika diingatkan akan hal di atas, tapi
kemudian berlalu kembali…. Sementara
waktu terus berjalan, dan akhirnya tidak
pernah ada perubahan dalam hidupnya!

Sangat disayangkan.

Seringkali orang tidak berani melakukan
perubahan dalam hidupnya. Dia hanya
menunggu, dan menunggu adanya
perubahan tersebut.

Menunggu bantuan orang lain, menunggu
bantuan teman untuk mendapatkan
pekerjaan yang enak, sampai menunggu
warisan😉

Sekarang logikanya, jika memang hanya
dengan menunggu perubahan itu akan
datang, maka jumlah orang sukses
seharusnya jauh lebih banyak.

Bukankah kenyatannya tidak demikian?

Lalu, jika ingin sukses, apa yang
seharusnya kita lakukan?

Ciptakan perubahan!

Jangan selalu menunggu orang lain.

Berikut beberapa tips yang bisa membantu
kita untuk menciptakan perubahan:

1. Do your best, whatever happens
will be for the best!

Lakukan dan selesaikan semua tugas
dan pekerjaan semaksimal mungkin,
bukan hanya terus menunggu dan
berharap.

Lakukan semuanya dengan tujuan
untuk selalu mendapatkan hasil *terbaik*
yang bisa kita capai!

2. Mulai buat jaringan seluas-luasnya.

Dengan banyak mengenal orang,
maka pengetahuan kita akan semakin
bertambah.

Seseorang yang kelihatannya sederhana
bisa jadi menyimpan kedalaman ilmu
yang tidak kita duga!

Oleh sebab itu, alangkah bijaknya jika
kita menjadikan ‘setiap orang adalah guru’
dan kehidupan ini adalah universitasnya.

3. Berusahalah selalu untuk bersikap proaktif.

Sikap ini sangat diperlukan jika ingin
mendapatkan kesempatan yang lebih
luas dan cepat dalam berbagai macam hal!

4. Bersikaplah Fleksibel.

Cobalah untuk memahami suatu hal
dari berbagai sudut pandang. Jangan
terpaku pada satu cara, yang bisa jadi
tidak lagi relevan kita gunakan.

Dengan bersikap fleksibel, wawasan
kita akan semakin bertambah.

Satu hal penting yang harus selalu diingat:
Kita-lah yang memutuskan untuk berubah.
Kita-lah yang menentukan menjadi sukses,
bukan orang lain!

Jika pilihan sukses tidak pernah kita ambil,
maka orang lain akan mengambil pilihan tersebut.
Dan, kita akhirnya hanya akan menyaksikan
kesuksesan mereka, tanpa pernah merasakannya…

Bukankah kita tidak berharap demikian?
Jika memang tidak, tentukan perubahan…
MULAI HARI INI.

Jangan terus menunggu! ^_^

Posted September 20, 2012 by bidanite in Renungan

Pertemuan IBI sepulau lombok di Lesehan Carpio Narmada   Leave a comment

Pada acara pertemuan IBI sepulau lombok kali ini cabang lombok barat menjadi tuan rumah, acara pertemuan sepulau lombok kali ini diadakan di lesehan Carpio Narmada…..

Acara dimulai dengan pembukaan dan laporan dari ketua Cabang lombok Barat,disusul oleh ketua Cabang Kota Mataram dan yang terakhir ditutup oleh tanggapan dari ketua PD NTB.

setelah laporan dari masing2 ketua cabang…..tiba pada acara doorprize……nah ini ibu ketua PD lagi asik bagi2 doorprize kepada para pemenang…….

 

 

 
Setelah acara doorprize ada sesi tanya jawab dan usulan dari peserta pertemuan…..ada juga yang menceritakan uneg2 selama ngerujuk pasien…..bermula dari keluhan salah satu temen kita dari lombok utara tentang teknis merujuk ke RSUP menurut temen kita  dia mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari temen2 sesama bidan disana……nah kebetulan saat itu ada mb Nurtawajuh selaku bidan di RSUP masalah ini langsung diluruskan supaya jangan berkembang menjadi rumor yang bisa merugikan semua pihak….

 

nah ini kakak nur sedang meluruskan permasalahan yang terjadi…..disini dihimbau supaya bidan jangan mempertahankan pasien yang kiranya sudah melewati 18 penapisan…..jangan sampai kita merugikan pasien karena salah kelola……kalau kita menemui pasien yang sudah waktunya harus dirujuk jangan kita pertahankan karena sudah jelas2 diluar porsi kita……jangan kita menambah jumlah AKI di NTB…..ibu ketua PD juga menambahkan supaya temen2 bidan semua bisa bekerja sesuai standar jadi jangan mengerjakan yang bukan porsinya kita sehingga kita tidak merugikan pasien nantinya…….

 

setelah selesai tanya jawab kita tiba di sesi hiburan…..tiba2 aja kakak roseana yang telat dateng mau nyumbang suara buat ratih……wah jadi moment yang cukup mengharukan tuh…..ya emang sih ini saat terakhir buat saya terlibat dalam acara IBI …..karena saya akan segera pindah ke jogja……

kita nyanyi bareng2…..sedih juga sih…..selama ini kita samaan di IBI…..makasih banget buat semuanya atas apa yang sudah kita lewati bersama selama ini…….rasanya temen2 IBI di mataram semuanya ga bisa saya lupakan……

 

 

 

 

 

 

ini mb yuni sama mb nur pas lagi mau makan…..saking takut kekenyangan makan dua2nya minum es dulu……
yah mungkin ini terakhir kali saya menulis tentang kegiatan IBI di mataram…..semoga kedepannya temen2an  bisa meneruskan menulis tentang kegiatan2 yang dilaksanakan oleh Cabang kota mataram…..

 

Good bye my friend ,thank you for all that you have given me…….i will miss u all…….

Posted September 9, 2012 by bidanite in Special Event

Acara perpisahan dan Reuni Progsus Kota Mataram   Leave a comment

Hari ini diadakan acara reuni Progsus Kota Mataram yang dibarengi juga dengan acara perpisahan ratih dan kakak hj Ida……acara diadakan di pantai loang Baloq maksudnya supaya jangan terlalu jauh….waktu acara diadakan bertepatan dengan hari raya kuningan jadi ada beberapa temen2 kita ga bisa hadir…..selain temen2 progsus yang diundang ada juga teman2 dari pengurus cabang dan ranting…..

nah ini sambil nunggu…..temen2 asik ngerumpi sambil makan2 kue dulu…….seru banget kayaknya ajang ngerumpinya…….maklum sudah lama ga ketemu…..jadi rasanya kangen banget…….

 

 

 

 

 

 

Progsus Kota Mataram angkatan 2007…….seru banget dapet kumpul2 sebelum akhirnya pada pisah2 lagi……walaupun terpisah2 tetep kompak…….

 

 

 

 

 

 

 

ini yang lain sudah pada pulang……sisanya tetep narsis…..ya terakhir2 kita pose samaan…….ada kakak nur juga……..kapan lagi ya kita ketemu…….ya walaupun jauh dimata tapi dekat dihati………

Posted September 8, 2012 by bidanite in Special Event

Tagged with , , ,

Selamat hari raya galungan dan kuningan   Leave a comment

Pengurus Cabang IBI Kota Mataram mengucapkan selamat hari raya Galungan dan Kuningan pada semua anggota  IBI Kota Mataram …….

Posted August 28, 2012 by bidanite in Ucapan Selamat

Tagged with ,